Entah ada apa dengan rasaku saat ini,
akupun tak mengerti tentang kau ..
Aku yang kau buai dengan kekalutan
yang terus menyelimuti
Terus merangkul jiwaku hingga tak mampu berkutik lagi…
Kau membuat ragaku lemas hanya dengan senyuman
Kau membuat jantung berhenti hanya dengan sapaan
dan kau akan membuatku mati seketika hanya dengan sentuhan
Kau terbayang…
dalam sebuah gundah gulana yang mengembang di pusara hatiku.
sebuah rasa yang terkubur indah telah terbangun hanya untuk melihatmu
Melihat senyum yang mencairkan kebekuan hatiku
Ketika ia membeku, ini akan mencair
Namum ketika membatu, hanya bisa di hancurkan
Maka tolong sentuh aku dengan kehangatanmu
Maka kau kan mencairkan kebekuan ini
Namun jika kau hantmkan palu egomu,
Kau akan hancurkan aku dan membuatku mati…
ini rasa
ini gulana
ini kepahitan
ini kebahagia’an
sebuah senyuman
sebuah sentuhan
sebuah cinta nan tulus untukmu
sebuah harapan yang bergulir untuk menyanjungmu
menggoreskan catatan indah tentangmu
Aku masih menunggu
karna ku tak bernyali
karna ku memang pengecut
aku masih menunggu